Panitia Nyepi Nasional 2027 DIY Audiensi dengan Dirjen Bimas Hindu, Bahas Gema 1949 di Prambanan

Jakarta, 24/09/2026. Panitia Nyepi Nasional Saka 1949 Tahun 2027 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan audiensi ke kantor Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI. Pertemuan tersebut membahas arah penyelenggaraan rangkaian Hari Suci Nyepi, mulai dari peluncuran kegiatan, penyusunan grand design, hingga penataan pelaksanaan Tawur di Candi Prambanan.

Hadir dalam audiensi tersebut Ketua Umum Panitia Nyepi Nasional Saka 1949 Tahun 2027 DIY, Didik Widya Putra, S.E., M.M.; Ketua I, I Gusti Putu Yaktianuraga, S.T., M.Par.; serta Ketua II, Prof. Sang Kompiang Wirawan, Ph.D.

Rombongan panitia diterima oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. Pertemuan turut dihadiri Ketua Umum PHDI Pusat, Mayjen TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya; Ketua Umum PSN Pusat, Pinandita Gede Pastika; serta Ketua Tim Kerja Pemanfaatan Candi Prambanan, I Nyoman Ariawan Atmaja, S.T., M.D.M.

Dalam pertemuan tersebut, Dirjen Bimas Hindu memberikan sejumlah masukan agar penyelenggaraan Nyepi Saka 1949 memiliki kemasan yang berbeda dan istimewa, dengan tetap menempatkan kesakralan ritual sebagai prioritas.

Gema 1949 Genta Candi Prambanan sebagai Kegiatan Pembuka

Salah satu masukan utama dalam audiensi adalah penyelenggaraan Launching Hari Suci Nyepi Saka 1949 sebagai kegiatan awal rangkaian Nyepi Nasional 2027 di DIY. Peluncuran tersebut diusulkan dilakukan oleh Gubernur DIY.

Bersamaan dengan itu, panitia diarahkan menyusun Grand Design Hari Suci Nyepi Saka 1949 sebagai kerangka besar penyelenggaraan kegiatan. Penyusunan rancangan ini menjadi bagian penting untuk membangun arah pelaksanaan yang jelas dan terkoordinasi.

Peluncuran dan grand design tersebut diusulkan dikemas dalam satu kegiatan bertajuk “Gema 1949 Genta Candi Prambanan”. Gagasan ini menjadi salah satu pokok pembahasan dalam mempersiapkan rangkaian Nyepi yang memiliki identitas kuat, sekaligus menjaga makna spiritual Hari Suci Nyepi.

Baca juga :   Atur Piuning dan Pengukuhan Panitia Nyepi Tahun Saka 1949/2027 Masehi DIY Digelar di Pura Banguntapan

Pelaksanaan Tawur Mengutamakan Kesakralan Ritual

Terkait pelaksanaan Tawur di Candi Prambanan, Dirjen Bimas Hindu memberikan masukan agar ritual dilaksanakan di halaman utama candi dengan melibatkan para suci. Sementara itu, umat diarahkan menempati lapangan atau halaman kedua.

Penataan tersebut perlu menjadi perhatian dalam perencanaan teknis agar pelaksanaan ritual dan kehadiran umat dapat terfasilitasi dengan baik.

Dirjen juga menekankan agar rangkaian kegiatan mendahulukan ritual, kemudian dilanjutkan dengan acara seremonial. Arahan ini menempatkan substansi keagamaan sebagai landasan utama penyelenggaraan Nyepi Nasional Saka 1949.

Selain itu, keterlibatan perwakilan para suci dari berbagai wilayah Nusantara menjadi salah satu masukan dalam audiensi. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat kebersamaan umat Hindu dalam rangkaian kegiatan di Candi Prambanan.

Menteri Agama Diusulkan sebagai Tamu Utama

Audiensi tersebut juga membahas usulan menghadirkan Menteri Agama RI sebagai tamu utama. Usulan ini menjadi bagian dari persiapan penyelenggaraan Nyepi Nasional 2027 di DIY yang memerlukan koordinasi lebih lanjut.

Rencana peluncuran oleh Gubernur DIY, keterlibatan perwakilan para suci Nusantara, serta usulan kehadiran Menteri Agama menjadi sejumlah unsur yang perlu dirumuskan dalam grand design kegiatan.

Usulan Tema: Bangkit dari Dalam untuk Kejayaan Nusantara

Dalam audiensi, Dirjen Bimas Hindu mengusulkan tema “Bangkit dari Dalam untuk Kejayaan Nusantara” untuk Hari Suci Nyepi Saka 1949.

Usulan tema tersebut menempatkan kebangkitan dari dalam diri sebagai titik awal untuk membangun kehidupan bersama. Dalam konteks Nyepi, gagasan ini dapat dikembangkan melalui pesan refleksi, pengendalian diri, dan penguatan kesadaran spiritual yang berkontribusi bagi kehidupan bangsa.

Tema tersebut masih merupakan usulan yang disampaikan dalam audiensi dan menjadi bahan pembahasan panitia dalam mematangkan konsep kegiatan.

Baca juga :   Sarasehan Lintas Iman Panitia Nyepi 2025: Menjaga Harmoni dalam Era Digitalisasi

Pertemuan ini memberikan arah bagi penyusunan rangkaian Nyepi Nasional Saka 1949 Tahun 2027 di DIY. Masukan mengenai Gema 1949 Genta Candi Prambanan, grand design, tata pelaksanaan Tawur, dan prioritas ritual menjadi bekal untuk menyiapkan kegiatan yang tertata, bermakna, serta menjaga kesucian Hari Suci Nyepi. MDS|BPH

Please follow and like us:
fb-share-icon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *