Rayakan HPN 2026 dan Sewindu IWO Indonesia, Sleman Perkuat Sinergi Pers Berintegritas
SLEMAN – Menjadi momen bersejarah, DPD Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Kabupaten Sleman resmi menjadi tuan rumah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus perayaan HUT ke-8 (Sewindu) IWO Indonesia wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara yang berlangsung hangat di Sekretariat DPD IWO-I Sleman pada Senin (16/2) ini mengusung tema besar: “Mengukuhkan Pers Online yang Berintegritas, Membangun Ekonomi yang Kuat, Menjaga Kedaulatan Bangsa.”
Acara ini dihadiri oleh jajaran penting, di antaranya Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo Sleman, Muhammad Arif Rahman, S.IP., serta perwakilan Badan Kesbangpol Sleman, Bapak Zulkifli. Turut hadir pula para penasehat, pengurus DPW-DPD IWO-I se-DIY, tokoh pers, serta mitra strategis lainnya.
Tiga Pilar Program IWO Indonesia Sleman
Ketua DPD IWO Indonesia Sleman, Yupiter Ome, dalam sambutannya menegaskan bahwa pers harus tetap menjadi pilar keempat demokrasi yang independen. Tak hanya sekadar bicara teori, IWO-I Sleman memaparkan tiga program unggulan yang akan dijalankan hingga tahun 2032:
- Training Jurnalisme Warga: Pelatihan bagi pelaku UMKM, karang taruna, dan penggerak desa wisata di 86 kelurahan se-Sleman agar mampu mengemas potensi daerahnya sendiri.
- Coffee Morning Partnership: Ruang dialog interaktif bersama TNI, POLRI, Pemerintah Daerah, dan akademisi untuk menjaring aspirasi masyarakat yang kemudian disebarluaskan melalui jaringan media IWO-I.
- IWO-I Sleman Peduli: Aksi nyata kemanusiaan, mulai dari dukungan operasi teritorial di Papua, aksi bersih lingkungan, hingga penyaluran bantuan bencana untuk mahasiswa Sumatera di Yogyakarta.
“Harapan kami, IWO Indonesia semakin dewasa dan profesional dalam merajut kebersamaan demi Indonesia yang lebih sejahtera,” ujar Yupiter.
Kolaborasi dan Fungsi Kontrol
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPW IWO-I DIY, Supriyono, mengajak seluruh anggota untuk menjadikan momentum sewindu ini sebagai ajang introspeksi dan penguatan kelembagaan.
Di sisi lain, Pemkab Sleman memberikan apresiasi tinggi. Muhammad Arif Rahman (Diskominfo Sleman) menekankan bahwa kolaborasi antara media dan pemerintah tidak berarti media harus selalu “setuju”.
- Sinergi Positif: Media membantu menyampaikan program pemerintah ke masyarakat.
- Fungsi Kontrol: Media wajib memberikan kritik dan saran yang konstruktif sesuai tagline “Jurnalis Terpercaya”.
Sebagai simbol rasa syukur dan laporan transparansi, acara ditutup dengan penyerahan Laporan Kinerja Organisasi kepada Diskominfo dan Kesbangpol Sleman, serta prosesi pemotongan tumpeng.






