Mutiara Weda: Kebencian & DOA
Tanpa adanya gangguan, godaan, cobaan dan tantangan maka perjalanan hidup spiritual bagaikan nelayan tanpa laut, nahkoda tanpa kapal, supir tanpa kendaraan.
Tanpa adanya gangguan, godaan, cobaan dan tantangan maka perjalanan hidup spiritual bagaikan nelayan tanpa laut, nahkoda tanpa kapal, supir tanpa kendaraan.
Panca Klesa merupakan lima jenis kekotoran dalam kehidupan umat manusia
Oleh karena itu, sebagai umat Hindu dalam melakukan kegiatan agama wajib menggunakan Canang Sari dan tidak mengabaikan akan inti hakekatnya mohon kekuatan Widya atau pengetahuan suci untuk keselamatan, kedamaian dan keharmonisan Bhuana Agung dan Bhuana Alit, Makrokosmos maupun Mikrokosmos dengan landasan ketekunan dan keteguhan hati untuk meyadnya disamping itu juga merupakan sthana dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam prabhawanya sebagai Dewata Nawa Sangga.
(Kitab Yadnya Prakerti)
Tirta Pangentas perlambang pemutus dan penghilang Tresna agar kembali kekuatan Amertha ke Siwa Merta atau memutus ikatan purusa dan Predana /Prekerti guna dikembalikan ke asalnya menuju Sunya loka dan dilengkapi dengan Tirta Siwa atau Tirta Kawitan sebagai Tirta Penuntun dalam menerangi jalan.
Pada sasih Kedasa / bulan Waisaka bersthananya Ida SangHyang Widhi Wasa, yang ditandai bumi akan terang dan bersih sebagai hari yang baik untuk melakukan upacara Panca Maha Yadnya.