MENERAPKAN TRI HITA KARANA SEBAGAI PENSUCIAN DIRI

Panjul kemarin pagi dijapri oleh Bhavati agar mendiskusikan tentang penyucian diri terkait kebutuhan hidup di dunia ini yang dikenal dengan Jagathitha. Panjul mengiyakan dan pagi ini membahasnya bersama Kakek Ki Panji.

Panjul: Om Swastyastu Kek. Selamat pagi, Salam Rahayu

Ki Panji: Rahayu Rahayu Rahayu semoga damai Shanti semua isi dunia ini. Semoga Shanti dalam pikiran, shanti dalam tindakan, shanti dalam hati dan ucapan. Gimana Cucuku Panjul. Ini pukul 01.20 kamu sudah bangun.

Panjul: Ya kek… Sehabis sembahyang dan berdoa Saya ingat pesannya Bhavati dan mau berdiskusi tentang penyucian diri dalam kehidupan sehari-hari di dunia ini.

Ki Panji: Oh…Ya. Ajaran luhur yang cocok digunakan dalam penyucian diri terkait pencarian kebahagiaan di dunia ini adalah Tri Hita Karana.

Panjul: Apa itu Kek

Ki Panji: Tri Hita Karana adalah ajaran Kesadaran atau Keingsapan diri. Bahwa ada tiga “Tri” penyebab “Karana” adanya Kebahagiaan atau Kesejahteraan hidup “Hita”. Ketiga penyebab kebahagiaan hidup itu adalah:

  1. Atman
  2. Badan Kasar
  3. Prana atau daya Hidup.
    Ketiga inilah yang disebut dengan Tri Hita Karana.

Panjul: Ohh itu ya Kek. Jadi Kebahagiaan hidup akan tercapai jika kita memiliki keingsafan akan adanya Atman dalam diri kita. Lalu sadar memiliki raga lengkap dengan panca indria, panca tan matra, panca Karmendria, dan otak untuk berpikir. Serta prana daya hidup Sabda, Bayu, Idep.

Ki Panji: Ya cucuku ..Itu lah Tri Hita Karana. Kita harus mensyukuri kelahiran dan kehidupan ini sudah membawa bekal Tri Hita Karana. Jadi setiap orang yang terlahir ke dunia ini sudah membawa bekal Tri Hita Karana. Agar Hita atau Bahagia itu tergapai maka Belajar Insyap atau Sadar diri menjadi Kunci penting.

Baca juga :   Mutiara Weda: Sad Sangga Bhuana

Panjul: Maksud Kakek sadar akan adanya Atman di dalam diri, Sadar punya Tubuh dan Prana.

Ki Panji: Betul Panjul. Pelihara kesehatan dan kebugaran tubuh ini, Gunakan tubuh ini untuk melakukan berbagai kegiatan yang bernilai guna dan bermanfaat, Gunakan prana Kompetensi Sabda, Bayu, Idep untuk membangun Kesejahteraan hidup atau Hita. Inilah Misi Reinkarnasi. Jadi Tri Hita Karana itu adalah misi Kelahiran Kembali. Keharmonisan antara Prana, Badan, dan Atman menjadi Kunci penting Tri Hita Karana.
Dari Atman, Badan, dan Prana lalu diturunkan menjadi tiga keharmonisan hidup yaitu:

  1. Keharmonisan hidup dengan Pencipta disebut Prahyangan
  2. Keharmonisan hidup dengan sesama disebut Pawongan
  3. Keharmonisan hidup dengan alam disebut Palemahan.

Panjul: Jadi Atman dalam diri manusia itu adalah inti Prahyangan, Badan manusia adalah unsur Palemahan, dan Prana manusia adalah modal Pawongan.

Ki Panji: Betul sekali Panjul. Kalau mau mendalami Tri Hita Karana inilah modelnya. Harus berangkat dari Tri Hita Karana diri sendiri. Bangun kesadaran diri sebagai manusia Tri Hita Karana yang punya bekal Atman, Badan, dan Prana. Sadari buruk dan hilangnya salah satu unsur Tri Hita Karana dalam diri Manusia maka Hita atau Kesejahteraan itu akan hilang.

Panjul: Jika Atman sudah lepas dari badan ini maka badan ini kaku jadi Mayit, kemampuan Sabda, Bayu, Idepnya hilang. Tamatlah dia dari kehidupan. Atman tanpa badan adalah Roh yang tidak bisa bertindak. Begitu ya Kek. Kita harus berkesadaran Tri Hita Karana.

Ki Panji: Ya Panjul. Berangkat dari Kesadaran Atman maka kita harus menyadari pentingnya Memuja Leluhur, Betara betari, Para sadhu budhi, Para Rsi pendahulu dan juga Tuhan maha Pencipta. Ini diwujudkan dalam bentuk Prahyangan Sanggah/Mrajan, Kahyangan Tiga, Panti, Pedarman, Jagatnatha. Kesadaran akan Badan diwujudkan dalam bentuk pemeliharaan alam lingkungan palemahan. Jaga kebersihan fisik diri, lingkungan apalagi saat ini sedang rame masalah Covid Virus Korona. Penting sekali menjaga kebersihan, kebugaran tubuh termasuk kebersihan lingkungan. Sadar prana dilakukan melalui pengembangan daya komunikasi atau sabda, daya pikir atau idep, dan daya gerak juang atau bayu.

Baca juga :   MAHA ATMAN

Panjul: Oh ya Kek.. Idep itu berkaitan dengan pengembangan skill berpikir kritis, kreatif. Sabda itu daya Berkomunikasi, Bayu berkaitan dengan daya Kolaborasi. Ini dikenal dengan 4C (Critical thinking, Creativity, Comunication, Collaboration) dalam Skill Abad XXI.
Ajaran Leluhur kita Hebat Luar biasa ya Kek.

Ki Panji: Maha benar Panjul. Weda dan turunan Weda adalah sumbernya Ilmu Pengetahuan. Pelajari Weda dengan baik maka apapun Ilmu2 Sains Humaniora yang dipelajari akan ditemukan dalam Weda. Dengan cara seperti ini kelak kamu tidak “Gumunan”.

Panjul: Baik kek. Jika disimpulkan Tri Hita Karana itu ada dalam diri manusia. Atman, Badan, Prana adalah modal dasar Bahagia Sejahtera. Perlu disyukuri dan diinsyafi dengan belajar sepanjang hayat. Dengan cara seperti itu kita menyucikan diri dalam semua perjalan hidup di jagat ini. Puja Atman Paramatman di Prahyangan, Puja dan Sucikan Palemahan termasuk Tubuh ini, Sucikan dan kuatkan Prana untuk membangun keharmonisan hidup antar sesama.

Namaskar

Ki Panji
SHJ

Please follow and like us:
fb-share-icon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *